Kamis, April 18, 2024

8 Makanan yang Bisa Menyebabkan Tubuh Berkeringat

Ada kondisi tertentu yang menyebabkan keringat bercucuran, seperti olahraga, cuaca panas, dan demam.

Selain itu, makanan tertentu juga bisa membuat suhu tubuh naik dan mengeluarkan keringat.

Amanda Sauceda, ahli diet kesehatan usus, menjelaskan mengapa makanan memicu respons keringat.

1.

Makanan pedasRasa pedas seperti cabai atau wasabi dapat menimbulkan keringat.

Senyawa yang disebut capsaicin inilah yang membuat makanan pedas membuat orang berkeringat, kata Sauceda.

Capsaicin mengikat reseptor saraf, yang mengirimkan sinyal ke otak yang diterjemahkan sebagai panas.

Kondisi ini menghasilkan respons pendinginan yaitu keringat di dalam tubuh.

Semakin pedas makanannya, semakin banyak keringat yang keluar.

2.

Makanan dan minuman panasKetika minum cokelat panas atau makan sup panas, ada sensasi hangat di dalam, kata Sauceda.

Memang, makanan atau minuman panas dapat meningkatkan suhu internal tubuh, dan ini memicu tubuh untuk mendinginkan diri dengan berkeringat, menurut International Hyperhidrosis Society.

3.

KopiKafein membuat orang terjaga, itu juga dapat meningkatkan tekanan darah, suhu tubuh dan aliran darah ke kulit dan ekstremitas, menurut University of Michigan.

Semua energi yang dikeluarkan ini dapat diterjemahkan menjadi sangat lembap.

Selain itu, jika lebih suka kopi panas, panas juga dapat meningkatkan suhu tubuh, merangsang reaksi berkeringat.

4.

AlkoholPernahkah memperhatikan bagaimana wajah memerah dan bintik-bintik berkeringat ketika terlalu banyak meminum minuman keras? Yap, berkeringat adalah efek samping yang umum dari minum banyak alkohol.

Alasannya, ketika hati memetabolisme alkohol, organ ini mengeluarkan panas yang membuat merasa hangat di dalam, menurut Pusat Ketergantungan Amerika.

Dan skenario yang memicu keringat ini menjadi semakin rumit ketika Anda meminum banyak koktail karena hati Anda hanya dapat memetabolisme satu minuman per jam, menurut American Addiction Centers.

5.

PermenBagi sebagian orang, makanan manis bisa memicu keringat.

Pada penderita diabetes, terlalu banyak menikmati makanan manis dapat merangsang keringat, kata Sauceda.

“Ini bisa jadi karena permen dapat berkontribusi pada lonjakan gula darah,” katanya.

Memang, kondisi medis tertentu seperti diabetes dikaitkan dengan peningkatan risiko keringat kronis terkait makanan (juga dikenal sebagai keringat gustatory, hiperhidrosis gustatory atau sindrom Frey), menurut International Hyperhidrosis Society.

Selain itu, memakan permen dalam sekali makan juga dapat menyebabkan hipoglikemia reaktif, kata Sauceda.

Hipoglikemia reaktif terjadi ketika kadar gula darah rendah bahkan setelah makan, jelasnya.

Dan berkeringat adalah salah satu gejalanya.

6.

CokelatAda dua alasan mengapa cokelat bisa membuat kelenjar keringat bekerja.

Pertama, cokelat mengandung kafein.

Stimulan ini dapat meningkatkan respons keringat.

Kedua, tergantung pada varietasnya, cokelat mungkin mengandung banyak gula.

Seperti yang sudah diketahui, permen bisa membuat pori-pori mengeluarkan keringat.

7.

Makanan asinNgemil makanan asin dapat menyebabkan berkeringat.

Salah satu hipotesis potensial untuk ini adalah bahwa beberapa makanan tinggi natrium dapat mengubah aliran darah dan membuat jantung berdebar kencang, menurut Peconic Bay Medical Center.

Itu berarti jantung harus memompa lebih keras dari biasanya, terutama jika makan garam, yang butuh lebih banyak energi dan menyebabkan berkeringat.

Teori lain adalah ketika makan makanan yang terlalu asin, tubuh mungkin mencoba membuang kelebihan garam melalui keringat.

8.

DagingDaging juga dapat menggerakkan kelenjar keringat.

Itu karena protein hewani membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna daripada makanan lain, yang dapat menyebabkan keringat, kata Sauceda.

Namun, butuh makan sejumlah besar daging untuk merasakan efek ini, tambahnya.

LIVESTRONG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *